9072d618bb4e7b44c6a713234f0f2513

Judul: Ani ni Aisaresugite Komattemasu

(I Have Difficulty to Be Loved Too Much by Older Brother)

(兄に愛されすぎて困ってます)

Director: Hayato Kawai

 

Writer: Rina Yagami (manga), Yuko Matsuda

Casts: Tsuchiya Tao, Katayose Ryota, Chiba Yudai.

Hai, ini sebenernya lebih ke kesan pertamaku nonton episode pilot ya, jadi nggak review banget. Karena aku adalah orang yang benci kena spoiler jadi kuusahakan tulisanku ini nggak mengandung spoiler, ehe. Yuk cus.

Pertama, aku sebel. Kenapa? Karena Haruka—karakter si ani, alias abang dideskripsikan sebagai sosok yang tsundere; karakter yang sikapnya dingin tetapi sebenernya berhati hangat dan mirip yankee; karakter berandalan. TAPI! Katayose Ryota yang meranin Haruka Tachibana, sama sekali nggak terlihat yankee. Ya kali, sis, masa berandalan mukanya imut-imut siapa juga yang percaya kalo ngajak berantem. Ngajak pacaran aku sih, ayo aja. Halah, apaan sih sha. Kedua, Setoka si adiknya Haruka ini ceritanya suka banget nembak cowok yang dia suka. Ini hobi apa gimana ya. Hehe. Karena ini adaptasi manga, jadi karakter cewek yang cenderung agresif memang bukan hal baru. Tapi salut juga sih, nembak tujuh belas kali dan ditolak sejumlah yang sama. Setoka, itu hati apa beton? Kuat banget. Dan cowok yang dia suka itu variatif banget. Mulai cowok dari klub tenis, klub tendo, bartender, klub catur, kakak kelas, dan lain-lain. Curiga Setoka berencana nembak semua cowok di sekolah? Ehe.

anikoma1.jpg

Ternyata, usut punya usut, Haruka tuh nggak suka kalau Setoka punya pacar. Nah, loh. Haruka ini tipe abang yang suka ngeledekin adeknya. (Kayaknya semua abang kayak gitu ya, soalnya abangku juga) (Tapi abangku nggak seimut Ryota) (HUHU) dan eng-ing-eng! Haruka punya andil dalam tujuh belas penolakan yang dialami Setoka. Omong-omong soal Ryota, akting dia di sini biasa aja—malah cenderung sedikit awkward. Dia kurang bisa eksplor ekspresi mata, menurutku.

Bicara soal abang… apa semua abang itu kayak begitu ya? Bukan, bukan imutnya kayak Ryota, bukan. Maksudku, apa semua abang cenderung membatasi pergaulan adeknya? Terus, kalau ada cowok yang disukain adeknya, si abang langsung pasang kuda-kuda. Abangku orangnya tsundere juga, kebetulan agak brandalan juga sih. Tapi abangku nggak kayak Ryota; cara nyampein ketidaksetujuannya. Tapi mungkin karena Setoka sama Haruka ini jarak usianya dekat, dan satu sekolah, mungkin jadi lebih gampang ngawasi dan cari tau soal gebetan si adek. Nah, aku sama abangku mah jaraknya lima tahun. Ehe. (Yeeee, napa jadi curhat)

Jadi, untuk episode awal, penilaianku lucu. Seperti biasa, akting Tao menggemaskan! Semoga di episode ke depannya, akting Ryota bisa berkembang lebih baik. Anyway, Ryota tuh lucu banget kalo lagi pasang ekspresi muka pakai bibir. Lucu aja. (IYA, SHA IYA, UDAH). Oiya, sahabat Setoka juga gemes gitu, badannya bongsor dan suka pake slayer di kepalanya jadi mirip gadis bertudung gitu, dan kalau pake rok tinggi banget sampe di atas udel kali. (Lha)

Jujur aja, sebenernya aku bisa aja drop drama ini karena di episode pilot, karakter utama cowoknya kurang dapet jiwanya. Trus, rivalnya juga belum muncul di sini. Jadi belum ada greget. Tapi berhubung aku pengin nonton Ryota, jadi ya… kayaknya bakal kulanjutin deh.

Udah deh, gitu dulu ulasan episode satunya.

 

Cao,


 

Advertisements

feedbacks are loved!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s