[DRAMA] 僕のいた時間 (Boku no Ita Jikan) – Review

 

 

 僕のいた時間 (Boku no Ita Jikan)

The Hours of My Life

Ep: 11 • Rating: 10.1% Fuji TV • 2014

Cast: Miura Haruma, Tabe Mikako, Saito Takumi, Nomura Shuhei, etc.

 

Sinopsis: Fourth year university student Sawada Takuto is having a tough time looking for a job. The eldest son of the director of a hospital, Takuto’s parents had expected him to become a doctor, but they began to focus their hopes on his younger brother Rikuto instead, some time during his junior high school. Although Takuto is popular and good at befriending ladies, he has no confidence that he will be loved and thus avoids deep emotional involvement with anyone. One day, he is informed that he does not have long to live because he is suffering from amyotrophic lateral sclerosis (ALS), an incurable, progressive neurodegenerative disease. Takuto, who had given only vague thoughts to his goals in life, starts to explore what is left of his life and live with a positive attitude. —(wiki)

→ Banyak banget pelajaran yang aku ambil dari drama ini. Salah satu alasan kenapa aku suka banget sama drama Jepang lebih dari drama-drama Asia lainnya, karena mereka selalu berhasil bikin aku menapak tilas kehidupanku; udah cukup bersyukur nggak, udah berusaha semaksimal mungkin nggak, dan semacamnya. Boku no Ita Jikan ini bukan hanya soal drama yang karakter utamanya sakit, tapi tentang perjuangan hidup, persahabatan yang setia, penerimaan keluarga, cinta sejati dan bahwasanya sebuah hal yang kita lakukan dalam hidup, bisa mengantarkan kita menuju perubahan yang signifikan.

Aku suka karena romansa antara Takuto dan Megumi nggak terlalu muluk, tapi cukup membuat aku sebagai penonton memahami kalau mereka saling membutuhkan dan saling mencintai. Nggak perlu banyak kata-kata romantis atau adegan mesra cium sana cium sini berkali kali. Kemudian sahabat Takuto, Mamoru yang sikapnya literally seperti arti namanya; melindungi. Aku sampai berulang kali bertanya pada diri sendiri, apakah aku sudah cukup luar biasa seperti Takuto, aku bakal punya sahabat semenakjubkan Mamoru? Kemudian, Rikuto, adik Takuto. Banyak hal yang dipelajari Rikuto semenjak dia hidup seatap sama Takuto dan jelas mengubah Rikuto jadi lebih baik. Megumi, karakter heroin yang bener-bener mengajarkan aku makna ketulusan. Aku angkat tangan, aku nggak bisa menjelaskan bagaimana sosok Megumi adalah salah satu sosok yang ingin aku jadikan contoh, supaya aku bisa lebih ikhlas menjalani hidup.

Tentu aja, Takuto, tokoh utama kita. Dia adalah orang yang sangat—sangat, luar biasa. Berapa orang yang bisa bertahan dengan keterbatasan dan keputusasaan? Berapa orang yang memilih meratapi hidup yang menjelang batas dari pada menghabiskannya dengan sepenuh hati? Cara Takuto menghadapi kenyataan, membuat keputusan tentang hidupnya, serta bagaimana ia menjalani hari-hari bikin aku bercermin, apa kamu nggak malu, sama Takuto?

→ Ada banyak kutipan yang aku sukai, tapi karena aku nulis review ini berbulan-bulan setelah aku nonton dramanya, aku jadi nggak sempat bikin caps. Tapi aku nemu ini di internet dan aku ingat banget, Takuto bilang begitu ke Megumi. Waktu itu mereka cuma nggak sengaja ketemu untuk kedua (atau ketiga?) kalinya dan iseng main bareng ke pantai. Waktu itu mereka belum menjejak tahap selanjutnya, tapi aku setuju sama Takuto. Kita bertemu dengan orang-orang yang memang ditakdirkan untuk kita temui.

Akhir kata, drama ini luar biasa. Aku udah berulang kali mau nonton ini aku tunda terus, karena aku mikirnya drama genre ini pasti nanti nguras air mata dan akhirnya juga udah ketebak, nyuruh penonton bikin lautan di bantal. Tapi ternyata drama ini nggak cuma bermodal adegan sedih doang. Dan aku rekomendasiin drama ini ke kalian semua; supaya lebih bersyukur, lebih memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, lebih bisa belajar ikhlas dan lebih bisa menghargai keberadaan sahabat.

 

Cao,


Bonus, kegemasan Takuto x Megumi ♥

 

 

 

 

Advertisements

feedbacks are loved!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s